breath taking

breath taking

Jumat, 18 November 2016

titik terjauhku

menanti fajar,
kisahkan tawa yang dititipkan pada semesta
ilusi takkan pernah pudar ditelan masa
romantika digelar hiasi kisah cinta

aku rindu,
disaat kita terlibat dalam perbincangan yang tak bertema
melepas segala rasa menjadi sebuah cerita

untukmu titik terjauhku,
lewat angin kutitipkan bisikku
yang sunyi senyap mendawai sebuah tanya nan kaku

biarkan matahari berjalan pelan,
meninggalkan senyuman sang bulan
menyisakan keresahan diiringi rindu yang tak berkesudahan

     menyambut matahari :)

kamu

kamu,
mengetuk hati tanpa permisi
menggugah jiwa tanpa aba-aba
mendengungkan kasih dengan fasih
mengeja cinta dengan manja

kamu,
layaknya pagi yang membangunkanku
lewat setetes embun yang menjelma rindu
lewat sinar mentari yang mendamba temu

aku terbuai oleh kata yang kau untai
terpana pada sajak sajak yang kau urai
wahai pemilik jiwa, akankah dia?

 

Jumat, 04 November 2016

melangkah..


Sudah terlalu lama mencoba. Sudah terlalu letih untuk sekedar mengelap keringat di perjalanan ini. Kakiku sudah lelah. Entah kenapa, hatiku ikut rapuh. Rasanya enggan beranjak untuk sekedar melangkahkan kaki.

“Aku berhenti di sini saja”, kataku.

Engkau hanya diam. Tak tampak upaya untuk meraih tanganku.
“Lanjutkan saja perjalananmu. Aku tak sanggup lagi. Ini terlalu berat. Menguras emosi dan tenaga. Memeras peluh dan air mata. Biarkan aku disini. Memberi jeda kepada hati. Member kesempatan menyembuhkan diri. Lanjutkan saja, aku tidak melarangmu.”

Kamu pun melangkah menjauh. Ya, sejak hari itu aku tahu, kamu hanya akan jadi masa lalu sebagaimana kamu berlalu. Memang aku yang melepasmu, dan kau pun tak ingin menunggu. Kamu lebih suka sendiri. Lalu apa lagi? Semua selesai. Namun aku tak menyesal melangkah sejauh ini. Tak seperti dirimu, yang terang terangan berkata menyesalinya. Tak apa. Sekali lagi, kamu hanya akan jadi masa lalu. Boleh jadi sesekali ku toleh, namun tidak mungkin kembali.

Begitu rumit memang, padahal mereka bilang cinta itu sederhana. Lantas ini apa? Entahlah. Yang ku tahu jatuh cinta padamu adalah patah hati paling disengaja.